Istilah – istilah dan Pengertiannya
Oleh : Jhimie Markus
Jagad
raya.Jagat raya adalah istilah lain dari alam semesta.
Jagat raya adalah sebuah ruang tempat segenap benda langit berada,termasuk bumi
tempat manusia hidup.Di jagat raya terdapat bermilyar-milyar
planet-planet,komet meteor.selain itu dijagat raya juga terdapat debu kabut dan
gas.
Astronomi
. Astronomi:
ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar
Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan
kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses
yang melibatkan mereka.
Astronomi juga merupakan salah satu di antara sedikit ilmu
pengetahuan di mana amatir masih memainkan peran aktif, khususnya dalam hal
penemuan dan pengamatan fenomena sementara. Astronomi jangan dikelirukan dengan
astrologi, ilmusemu yang mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan
dengan letak benda-benda astronomis di langit. Meskipun memiliki asal-muasal
yang sama, kedua bidang ini sangat berbeda; astronom menggunakan metode ilmiah,
sedangkan astrolog tidak.
Astrolog. Astrolog
adalah ilmu yang
menerjemahkan tentang kenyataan dan keberadaan
manusiawi,
berdasarkan posisi dan gerak-gerik relatif berbagai benda langit, terutama
Matahari, Bulan, planet seperti dilihat pada waktu dan tempat lahir atau lain
peristiwa dipelajari. Atau secara singkatnya astrologi adalah ilmu yang
mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan dengan letak benda-benda
astronomis di langit.
Astroid.
Definisi asteroid adalah planet-planet kecil yang jumlahnya puluhan ribu,
beredar mengelilingi matahari, letaknya di antara orbit mars dan yupiter.
Asteroid terbedar adalah Ceresyang mempunyai diameter kira-kira 772 km. didgua
2% dari asteroid mempunyai diameter lebih dari 60 km. pada saat ini tercatat
sebanyak 1.600 asteroid, tetapi jumlah sebenarnya tidak kurang dari 100.000
buah dengan massa keseluruhan hanya sekitar 0,001 dari massa bumi.
Kosmologi. Kosmologi (dari κοσμολογία Yunani - κόσμος, kosmos,
"alam semesta", dan-λογία,-logia, "studi"), dalam
penggunaan yang ketat, mengacu pada studi tentang alam semesta dalam
totalitasnya seperti sekarang (atau setidaknya seperti yang dapat diamati
sekarang), dan dengan perluasan, tempat manusia di dalamnya. Meskipun kata
kosmologi baru (pertama kali digunakan tahun 1730 dalam Kristen Wolff's
Cosmologia generalis), studi tentang alam semesta memiliki sejarah panjang yang
melibatkan ilmu pengetahuan, filsafat, esoterisme, dan agama.
Kosmos.
Dalam wikipedia kamus bebas bahasa indonesia kosmos dalam pengertian umum
adalah suatu sistem yang teratur atau berada dalam harmoni. Yang berasal dari bahasa yunani yang artinya "keteraturan" susunan yang teratur, hiasan. Kosmos merupakan konsep anti tesis
.jadi kosmos merupakan sebuah elemen dari alam yang merupakan bentuk yang masih baku dan berjalan dengan sendirinya.
adalah suatu sistem yang teratur atau berada dalam harmoni. Yang berasal dari bahasa yunani yang artinya "keteraturan" susunan yang teratur, hiasan. Kosmos merupakan konsep anti tesis
.jadi kosmos merupakan sebuah elemen dari alam yang merupakan bentuk yang masih baku dan berjalan dengan sendirinya.
Mikrokosmos.
Mikrokosmos
adalah alam yang sangat kecil yang dapat melingkupi sistem-sistem yang terjadi
di dalam tubuh suatu organisme termasuk manusia itu sendiri, sistem yang
terjadi dalam suatu partikel yang sangat kecil yang dalam defenisi menurut Jhon
Dalton tokoh fisikawan dan kimawan bahwa zat yang paling kecil yang tidak dapat
dibagi-bagi menjadi bagian yang lebih kecil disebut ‘Atom’ yang dalam
ukurannya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang yang berkisar pada hitungan
bilangan berpangkat minus dalam satuan milimikron. Dalam perspektif biological
science bahwa unit terkecil dari suatu organisme dinamakan ‘sel’
yang juga tidak dapat dilihat secara kasat mata namun harus dibantu oleh alat
optic yang dinamakan mikroskope.
Galaksi. Galaksi adalah sebuah sistem yang sangat besar,
terdiri dari bintang-bintang dan materi antar bintang. Biasanya berisi beberapa
triliun bintang triliun, dengan massa antara beberapa juta hingga beberapa
triliun kali dari matahari kita. Dengan luas beberapa ribu hingga 100.000 tahun
cahaya. Mereka memiliki berbagai macam bentuk: Spiral, lenticular, elips dan
tidak teratur. Selain bintang sederhana, mereka biasanya berisi berbagai jenis
gugus bintang dan nebula. Kita hidup dalam sebuah galaksi spiral raksasa,
Galaksi Bima Sakti, dengan diameter 100.000 tahun cahaya dan matahari kita
sebagai salah satu dari sekitar 100 miliaran bintang di galaksi Bima Sakti.
Milky way. Bima sakti itu sendiri adalah salah satu macam dari galaksi yang ada di alam semesta.Bima sakti sendiri dalam bahasa inggris bernama Milky Way. Jadi pengertian antara milky way dan galaksi adalah sama hanya beda nama doank. Bima sakti sendiri adalah galaksi spiral yang besar dan memiliki tipe Hubble SBbc . Total massa yang dimiliki oleh galaksi ini adalah sekitar 1012 dari massanya Matahari
Egosentris. Teori
Egocentris, yang berasal
dari kata “ego” berarti “saya”; “Centrum” berarti pusat. Demikian pengertian
menurut bahasa, Adapun pengertian istilahnya, teori egocentris berarti “suatu
faham yang beranggapan, bahwa yang harus di titik pusat dari segala-galanya di
alam raya pada bola langit, ialah manusia (saya) itu sendiri dimana dia sedang
berada. Teori ini lahir berdasarkan pengalaman manusia berdiri di dataran bumi
yang luas. Dia memandang ke langit biru yang nampak di mata bagaikan lingkaran
raksasa, melengkung yang berbatas pada suatu garis yang melingkar luas bundar,
yang kemudian disebut dengan “kaki langit” atau horizon, cakrawala, atau ufuk.
Pada segala penjuru di kaki langit ini, diamati dan dibandingkan, kemudian terasalah oleh manusia itu, bahwa jarak kaki-kaki langit dengan dirinya sendiri, semuanya nampak sama jauhnya. Maka lalu timbullah anggapan bahwa dimana dia berdiri (manusia/saya) sedang berdiri memandang alam raya ini, di situlah yang menjadi titik pusat dari lingkaran raksasa bola langit yang sedang diamatinya itu. Karena teori atau anggapan ini didasarkan kepada dimana “saya” sedang berada, di situlah titik pusat alam raya ini, dianggap suatu lingkaran yang besar, maka dalam lingkaran itu akan didapati titik pusat lingkaran yang sangat banyak jumlahnya, subjeknya manusia itu sendiri. Dan kalau kolong alam raya ini, dianggap suatu lingkaran yang besar, maka dalam lingkaran itu Akan didapati titik pusat lingkaran yang sangat banyak. Pada hal sudah jelas, bahwa dalam satu lingkaran hanyalah memiliki satu titik pusat saja, tidak mungkin lebih. Olehnya itu, setelah manusia lebih jauh menyelidiki secara ilmu pengetahuan tentang alam raya ini, akhirnya anggapan/teori egocentris, tidak lagi dapat dipertahankan. Maka muncullah pada abab ke II sesudah Masehi, suatu teori kedua yang disebut teori geocentric.
Pada segala penjuru di kaki langit ini, diamati dan dibandingkan, kemudian terasalah oleh manusia itu, bahwa jarak kaki-kaki langit dengan dirinya sendiri, semuanya nampak sama jauhnya. Maka lalu timbullah anggapan bahwa dimana dia berdiri (manusia/saya) sedang berdiri memandang alam raya ini, di situlah yang menjadi titik pusat dari lingkaran raksasa bola langit yang sedang diamatinya itu. Karena teori atau anggapan ini didasarkan kepada dimana “saya” sedang berada, di situlah titik pusat alam raya ini, dianggap suatu lingkaran yang besar, maka dalam lingkaran itu akan didapati titik pusat lingkaran yang sangat banyak jumlahnya, subjeknya manusia itu sendiri. Dan kalau kolong alam raya ini, dianggap suatu lingkaran yang besar, maka dalam lingkaran itu Akan didapati titik pusat lingkaran yang sangat banyak. Pada hal sudah jelas, bahwa dalam satu lingkaran hanyalah memiliki satu titik pusat saja, tidak mungkin lebih. Olehnya itu, setelah manusia lebih jauh menyelidiki secara ilmu pengetahuan tentang alam raya ini, akhirnya anggapan/teori egocentris, tidak lagi dapat dipertahankan. Maka muncullah pada abab ke II sesudah Masehi, suatu teori kedua yang disebut teori geocentric.
Geosentris. Geosentris adalah teori yang menyatakan bahwa bumi sebagai pusat tata surya;
matahari dan planet lainnya yang mengelilingi bumi.
Helosentris. Heliosentris adalah teori yang menyatakan bahwa matahari adalah pusat tata surya;
planet dan benda angkasa luar yang mengelilingi matahari.
Steady
state theory , atau teori keadaan tetap ini
merupakan teori alternatif dari teori big bang yang menjadi teori standar
terbentuknya alam semesta. Teori Steady State ini menjelaskan bahwa material
baru secara terus menerus terbentuk sejalan dengan mengembangnya alam semesta.
Terbentuknya material baru ini mengikuti kaidah-kaidah kosmologi sempurna,
yaitu homogen dan isotropis, sehingga alam semesta tetap dalam keadaan stabil (steady
state).
Oscilletion theory. Teori “Mengembang dan Memampat” (The Oscillating Theory)
Oscilletion theory. Teori “Mengembang dan Memampat” (The Oscillating Theory)
Teori ini dikenal
pula dengan nama teori ekspansi dan konstraksi. Menurut teori ini, jagat raya
terbentuk karena adanya suatu siklus materi yang diawali dengan masa ekspansi
atau mengembang yang disebabkan oleh adanya reaksi inti hidrogen, pada tahap
ini terbentuklah galaksi-galaksi.
Big
bag theory .Teori Dengtungan Besar (Big Bang)
Teori ini dikemukakan oleh Goerge Gamov. Teori ini mengatakan bahwa alam semesta setelah ada ledakan dahsyat. Dulu materi-materi dan tenaga yang ada di alam semesta pernah menyatu dan memadat (zat tunggal) setelah itu meledak menjadi serpihan kecil-kecil.
Teori ini dikemukakan oleh Goerge Gamov. Teori ini mengatakan bahwa alam semesta setelah ada ledakan dahsyat. Dulu materi-materi dan tenaga yang ada di alam semesta pernah menyatu dan memadat (zat tunggal) setelah itu meledak menjadi serpihan kecil-kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar